Unity in Diversity: Indonesia Enam Terbesar Etnis Grup
Jakarta. Semboyan Indonesia "Bhinneka Tunggal Ika" diartikan sebagai segudang budaya dan etnis negara dengan semua orang yang hidup bersama sebagian besar dalam damai.
Sebagai salah satu masyarakat yang paling beragam etnis, Indonesia terdiri dari 1.300 kelompok etnis dengan setidaknya 95 persen asli nusantara. Kelompok migran minoritas, seperti Cina, Arab dan India, membuat sisanya.
Banyak orang Indonesia akan mengidentifikasi diri mereka dari kelompok etnis mereka ketika orang asing bertanya dari mana mereka berasal.
Pertanyaan-pertanyaan tersebut menekankan betapa pentingnya bagi orang Indonesia untuk mengklaim kelompok etnis mereka. Jawabannya dapat memberikan indikasi bagaimana berinteraksi dengan mereka.
Badan Pusat Statistik (BPS) telah menyusun laporan tentang suku, bahasa asli, dan agama di Indonesia dalam sensus 2010.
Ini adalah enam kelompok etnis terbesar yang membentuk lebih dari dua pertiga dari 237 juta total penduduk negara itu.
1.Jawa
Orang Jawa, penduduk asli pulau Jawa, adalah kelompok etnis
terbesar di Indonesia dengan lebih dari 95,2 juta orang, merupakan 40 persen
dari total populasi. Penduduk Jawa tersebar di seluruh tanah air, tetapi sangat
terkonsentrasi di Pulau Jawa dan Bali.
Orang Jawa sebagian besar diidentifikasi sebagai Muslim,
dengan sedikit tokoh Kristen, Budha dan Hindu. Mereka juga telah lama dikaitkan
dengan Kejawen, kepercayaan animisme tradisional yang berakar pada sejarah
Jawa, menyelaraskan praktik ke dalam agama yang berbeda, seperti Islam, Hindu,
dan Kristen. Ada sub kelompok etnis Osing, Tengger, Samin, Bawean/Boyan, Naga,
Nagaring dan komunitas lainnya.
2.Sunda
Berasal dari bagian barat Jawa, orang Sunda membentuk 16
persen, atau 36,7 juta orang, dari total penduduk negara itu. Kelompok etnis
ini mayoritas Muslim dan berpegang pada bahasa mereka sendiri. Mereka secara
tradisional mendiami provinsi Banten, Jawa Barat dan Jakarta.
3. Batak
Etnis terbesar ketiga adalah Batak dari Sumatera Utara dengan
jumlah 8,5 juta jiwa atau 3,8 persen dari total penduduk, yang terdiri dari
Batak Simalungun, Angkola, Karo, Mandailing, Pakpak Dairi, Tapanuli, Dairi,
Toba dan masih banyak lagi. Kelompok etnis ini jelas terkait dan berbicara
dalam bahasa yang sama, sementara juga mempraktikkan kebiasaan yang sama.
Sebagai
mayoritas Kristen, Batak menerima agama Ibrahim ini sebagai bagian dari
identitas mereka sejak awal abad ke-20. Meskipun sub-suku Mandailing dan
Angkola lainnya mayoritas beragama Islam, mereka sangat dekat dengan suku
Minangkabau dari Sumatera Barat.
4. Sulawesi
Terbesar keempat adalah suku Sulawesi dengan 7,6 juta jiwa
atau setara dengan 3,2 persen dari total penduduk Indonesia yang terdiri dari
208 suku bangsa, antara lain Attinggola, Suwawa, Mandar, Amatoa, tidak termasuk
suku Makassar, Bugis, Minahasa dan Gorontalo.
5. Orang Madura
Sekitar 7.179.356 juta orang Madura merupakan 3,03 persen
dari total penduduk Indonesia, yang mengidentifikasi diri mereka sebagai orang
yang awalnya tinggal di Pulau Madura. Mereka mayoritas Muslim dan umumnya berafiliasi
dengan Nadhatul Ulama, organisasi Islam terbesar di Indonesia. Namun, orang
Madura juga mendiami banyak daerah di Indonesia karena sebagian besar penduduk
asli Madura telah bermigrasi ke bagian lain negara ini selama satu abad.
6. Betawi
Suku Betawi adalah sebutan bagi orang-orang yang tinggal di
Batavia, sebutan Belanda untuk Jakarta. Penduduk asli Jakarta mencapai 6,8 juta
atau 2,9 persen. Bahasa mereka ——kreol berbasis Melayu yang meminjam kata-kata
ekstensif dari bahasa Hokkien, Cina, Arab, Portugis dan Belanda serta bahasa
lokal lainnya — masih digunakan sebagai bahasa gaul di Jakarta.
Mereka sebagian
besar beragama Islam, dengan sejumlah kecil pemeluk Kristen dan Katolik Roma.
Sumber :
https://jakartaglobe.id/culture/unity-diversity-indonesias-six-largest-ethnic-groups/
Komentar
Posting Komentar